Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa 2024: Visi Misi Tiga Paslon Ungkapkan Komitmen Pembangunan Daerah
Minahasa, AktualNusantara – Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa digelar di Hotel Mercure Tateli, pada Selasa (8/10/2024) malam.
Acara ini diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) yang akan bertarung dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa tahun 2024. Debat yang diliput berbagai media ini berlangsung aman dengan pengawalan ketat aparat gabungan TNI dan Polri.
Paslon nomor urut 1, Susi Sigar dan Perly Pandeirot, menyampaikan visi dan misi mereka untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan mencerminkan prinsip good governance, serta meningkatkan perekonomian daerah melalui sektor pariwisata, pertanian, dan UMKM.
"Kami ingin mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, beriman, arif, dan berbudaya untuk memperkuat kemandirian masyarakat Minahasa," tegas Susi Sigar.
Paslon nomor urut 2, Youla Lariwa dan Deny Kalangi, menekankan pembangunan ekonomi berwawasan lingkungan yang menjaga kelestarian alam Minahasa melalui pengelolaan sektor pertanian dan pariwisata. Youla Lariwa mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun Minahasa yang kuat dan bahagia, dengan cita-cita mewujudkan "Indonesia Emas 2045."
Sementara itu, paslon nomor urut 3, Roby Dondokambey dan Vanda Sarundayang, mengusung visi menjadikan Minahasa sebagai daerah pariwisata unggulan. Roby Dondokambey menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi sektor pertanian dan perikanan, yang selama ini berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
"Saya mengajak kita semua bergandeng tangan untuk membuat Minahasa lebih maju dan sejahtera," ujarnya.
Debat berlangsung dalam suasana kondusif, meskipun banyak pendukung masing-masing paslon yang memadati area luar ruangan. Hadir juga Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy Tendean, yang didampingi oleh Forkopimda Kabupaten Minahasa.
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa akan digelar pada tanggal 27 November 2024, dan ketiga paslon tampak siap memberikan yang terbaik bagi masa depan Minahasa. (Reyntje)


Komentar via Facebook