Harga Cengkeh Stabil, Petani Minsel Kembali Bersemangat
MINSEL, Aktual Nusantara – Petani cengkeh di Minahasa Selatan (Minsel) kini kembali bersemangat setelah harga cengkeh yang sempat anjlok mulai stabil kembali. Beberapa minggu yang lalu, harga cengkeh turun drastis hingga mencapai Rp 70.000 per kilogram, membuat para petani kecewa dan khawatir akan masa depan tanaman mereka.
Namun, dalam seminggu terakhir, harga cengkeh mulai menunjukkan perbaikan dan stabil di kisaran Rp 83.000 per kilogram. Kondisi ini memberikan harapan baru bagi para petani.
Salah satu petani cengkeh, Steven Simbar, warga Desa Karimbow Talikuran, Kecamatan Motoling Timur, mengungkapkan perasaannya saat diwawancarai oleh awak media Aktual Nusantara. "Kami sempat kecewa dengan harga yang anjlok dan tidak sesuai dengan prediksi kami. Tapi sekarang, kami merasa lega dengan harga yang mulai naik lagi berkat upaya pemerintah," ujarnya, Kamis (1/8/2024).
Para petani berharap harga cengkeh terus stabil dan bahkan meningkat, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat, khususnya di daerah Minsel. Dengan harga yang lebih baik, para petani cengkeh optimis masa depan mereka akan lebih cerah dan pertanian cengkeh di Minsel bisa terus berkembang.
Harapan ini bukan hanya untuk kesejahteraan ekonomi, tetapi juga untuk memotivasi generasi muda agar tetap melanjutkan tradisi bertani cengkeh yang sudah turun-temurun di wilayah ini. Pemerintah daerah pun diharapkan terus mendukung dengan kebijakan yang pro-petani agar sektor pertanian cengkeh tetap menjadi salah satu pilar ekonomi di Minsel. (Patris Punuh)


Komentar via Facebook