Menjadi Bejana untuk Maksud yang Mulia: Menunaikan Ministri dalam Ekonomi Allah
Renungan Kristen
Pembacaan Alkitab: Kis. 1:17, 25; 2 Tim. 4:5d; 1 Tim. 1:12; 2 Kor. 4:1; Ef. 4:11-12; Kol. 4:17
Saudara-saudari dalam Kristus yang terkasih,
Hari ini kita akan menjelajahi bagaimana kita dapat menjadi bejana untuk maksud yang mulia dan manusia kepunyaan Allah yang diperlengkapi sepenuhnya. Untuk melaksanakan panggilan ini, kita perlu dikuatkan dalam kasih karunia yang ada dalam Kristus Yesus agar dapat sepenuhnya menunaikan ministri kita dalam ministri unik ekonomi Allah.
Satu Ministri dalam Prinsip Tubuh Kristus
Pertama-tama, kita perlu memahami bahwa di mata Tuhan hanya ada satu ministri, yaitu ministri yang korporat. Ministri ini adalah prinsip Tubuh Kristus, di mana setiap pelayan mengambil bagian dalam satu ministri yang sama. Dalam Kisah Para Rasul 1:17 dan 25, kita melihat bagaimana Yudas termasuk dalam satu ministri yang sama dengan para rasul lainnya. Petrus menyatakan bahwa Yudas "termasuk salah seorang dari kami dan mengambil bagian di dalam ministri ini." Ministri ini adalah tanggung jawab untuk memikul kesaksian Yesus.
Paulus dalam 2 Korintus 4:1 mengatakan, "oleh rahmat Allah kami telah menerima ministri ini. Karena itu, kami tidak tawar hati." Ini menunjukkan bahwa ministri ini adalah ministri korporat dari minister-minister Perjanjian Baru, di mana setiap pelayan memiliki bagiannya. Ministri korporat ini disusun dengan Allah Tritunggal dari hayat oleh Roh pemberi-hayat, menjadikan mereka minister-minister perjanjian yang baru. 1 Timotius 1:12 juga menyatakan bahwa Tuhan mempercayakan kepada Paulus satu ministri korporat perjanjian yang baru yang unik itu.
Ministri yang Bersifat Pribadi
Namun, walaupun ministri ini korporat, ministri juga bersifat pribadi. Dalam Kisah Para Rasul 20:24, Paulus berbicara tentang ministri pribadinya yang telah dia terima dari Tuhan. Dalam Kisah Para Rasul 21:19, kita melihat Paulus menceritakan dengan terperinci apa yang dilakukan Allah di antara bangsa-bangsa lain melalui ministrinya. Kolose 4:17 juga mengingatkan kita bahwa Arkhipus memiliki satu ministri yang harus dia jalankan sepenuhnya. Dengan prinsip yang sama, kita semua memiliki satu ministri yang telah kita terima dalam Tuhan.
Paulus dalam 2 Timotius 4:5 memerintahkan Timotius untuk menunaikan tugas ministrinya. Ministri pribadi kita adalah bagian dari ministri korporat itu dan tidak boleh terpisah dari ministri yang lebih besar.
Memperlengkapi Orang-orang Kudus
Efesus 4:11-12 menekankan pentingnya memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan ministri dan pembangunan Tubuh Kristus. Para rasul, nabi, penginjil, dan gembala-pengajar memiliki satu tujuan: memperlengkapi orang-orang kudus untuk pekerjaan ministri ini. Ini adalah satu-satunya ministri dalam ekonomi Perjanjian Baru. Memperlengkapi orang-orang kudus ini adalah bagi pekerjaan ministri, dan pekerjaan ministri adalah bagi pembangunan Tubuh Kristus.
Amanat dalam Pemulihan Tuhan
Kita semua memiliki amanat dalam pemulihan Tuhan. Tuhan akan membangkitkan lebih banyak orang untuk melaksanakan ministri unik ini. Ministri kita mungkin memiliki berbagai fungsi, sudut pandang, dan aspek, tetapi semuanya adalah bagian dari satu ministri yang sama. Kita tidak mengikuti manusia atau meniru siapa pun, melainkan meministrikan hal yang sama, yaitu Kristus bagi pembangunan Tubuh Kristus.
Kesimpulan
Dengan memahami dan melaksanakan hal-hal ini, kita dapat sepenuhnya menunaikan ministri kita dalam ministri unik ekonomi Allah. Kita dipanggil untuk menjadi bejana yang mulia, diperlengkapi sepenuhnya untuk tujuan ini. Marilah kita berjuang untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan ministri dan bersama-sama membangun Tubuh Kristus. Puji Tuhan atas berkat ini, yang adalah menunaikan ministri kita!
Tuhan memberkati kita semua dalam perjalanan kita untuk menjadi bejana yang mulia bagi-Nya. Amin.


Komentar via Facebook