Allah Menjamah Sendi Pangkal Paha Yakub



Renungan Kristiani

Kejadian 32:25
“Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu.”

Allah mempunyai cara untuk mengalahkan Yakub! Memang Yakub sangat cerdik. Kehidupan daging dan kekuatan alamiahnya lebih kuat daripada orang lain, tetapi akhirnya Allah bisa mengalahkannya.

Ketika Allah melihat Yakub tetap tidak bisa dikalahkan, Allah lalu menjamah sendi pangkal pahanya (Kej. 32:25). Begitu Allah menjamah sendi pangkal pahanya, sendi pangkal pahanya terpelecok/terkilir.

Urat pangkal paha adalah urat yang paling kuat, adalah bagian manusia yang paling kuat, mewakili pusat kekuatan alamiah manusia. Sekarang, pusat kekuatan alamiah Yakub sudah dijamah oleh Allah.

Apakah salah Yakub, sampai Tuhan harus bergulat dengannya? Tidak ada. Pemberesan Allah di sini bukan terhadap dosa, melainkan terhadap hayat alamiah.

Letak kekuatan alamiah setiap orang tidak sama, tetapi setiap orang pasti memiliki sesuatu yang merupakan tumpuan kekuatan alamiahnya, satu titik yang paling kuat. Sayangnya, banyak orang Kristen yang belum tahu kekuatan alamiahnya tertumpu pada titik mana.

Orang yang paling kasihan bukanlah orang yang lemah, melainkan orang yang tidak tahu kelemahan dirinya. Orang yang paling kasihan bukanlah orang yang salah, melainkan orang yang tidak tahu kesalahannya.

Orang yang demikian tidak hanya salah, bahkan dalam kegelapan karena ia tidak hidup dalam terang, maka meskipun dia sudah salah, dia masih belum mengetahuinya. Oleh karena itu, Allah sering membiarkan kita menghadapi masalah yang sangat sulit, demi menunjukkan kepada kita di mana letak kekuatan alamiah kita, yaitu bagian yang akan Allah tanggulangi dengan hebat.