Jelang Pelantikan, Ketua PWI Sulut Sintya Bojoh Jalin Kemitraan Strategis dengan Satrol Kodaeral VIII Bitung



Bitung, AktualNusantara – Menjelang pelantikan pengurus periode 2026–2031, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara mulai memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh Ketua PWI Sulut terpilih, Sintya Nidya Christin Bojoh, yang melakukan kunjungan ke Satuan Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII Bitung, Jumat (10/4).

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal sinergi positif antara insan pers dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam menyampaikan informasi edukatif kepada masyarakat mengenai program kemaritiman dan tugas pengamanan perairan.

Rombongan PWI Sulut yang terdiri dari wartawan senior Yongky Sumual, Mercys Charles Loho, dan Herry Lengkong disambut langsung oleh Komandan Satrol Kodaeral VIII Manado, Marvill Marfell Frits E.D.

"Atas nama TNI Angkatan Laut, kami menyampaikan selamat kepada Ibu Sintya Bojoh. Selaku Komandan Satrol, kami menyatakan siap berkolaborasi sebagai mitra kerja," ujar Marvill.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI AL dan media dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama terkait program pemerintah di sektor kemaritiman. "Pertemuan ini diharapkan tidak berhenti di sini, tetapi dapat ditindaklanjuti ke tahap berikutnya agar informasi tentang tugas dan peran TNI AL, khususnya Satrol Kodaeral VIII, dapat tersampaikan secara luas dan benar kepada masyarakat," tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut juga diungkapkan bahwa Satrol Kodaeral VIII Bitung baru saja sukses mengamankan jalur perairan saat kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di wilayah Bitung dan Minahasa pada Selasa (7/4). Operasi pengamanan VVIP yang dipimpin langsung oleh Komandan Marvill itu mengerahkan personel untuk menjaga jalur strategis perairan.

Sintya Bojoh menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih. PWI Sulut siap menjalin kemitraan bersama Satrol Kodaeral VIII guna menghadirkan informasi positif dan edukatif kepada masyarakat," tandasnya.

Dia mengungkapkan bahwa pasca pelantikan nanti, PWI Sulut menargetkan sejumlah program kolaboratif bersama TNI AL. Menurutnya, sinergi ini sangat penting mengingat wilayah perairan Sulawesi Utara merupakan pintu gerbang strategis menuju Laut Pasifik. "Setelah pelantikan, kami berharap ada berbagai program bersama yang bisa dilaksanakan, seperti kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu serta retret peningkatan kapasitas wartawan," ujarnya.

Kehadiran wartawan senior Mercys Charles Loho dalam rombongan dinilai turut memperkuat kolaborasi tersebut. Selain dikenal sebagai wartawan senior asal Bitung, Mercys juga pernah menjabat sebagai Direktur Komunikasi dan Humas PWI Pusat dan kini dipercaya sebagai Wakil Direktur Anti Hoaks PWI Pusat. Pengalaman panjangnya di tingkat daerah hingga nasional diharapkan mampu mendorong profesionalisme pers sekaligus memperkuat peran media dalam menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

(Viks**)