PDAM Tomohon Cetak Laba Rp1,5 Miliar, Pencapaian Tertinggi Sejak Berdiri Tahun 2006



TOMOHON AktualNusantara– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon mencatatkan prestasi bersejarah dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,5 miliar pada akhir tahun 2025. Pencapaian ini merupakan yang tertinggi sejak perusahaan daerah itu berdiri pada tahun 2006, menandai transformasi kinerja yang signifikan.

Direktur PDAM Kota Tomohon, Adrian Ngenget, mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah wawancara eksklusif. Ia menyebutkan bahwa tonggak positif ini berawal dari upaya restrukturisasi dan efisiensi menyeluruh yang digalakkan sejak dirinya memimpin pada April 2022.

"Sampai Desember 2025, jumlah sambungan aktif yang terlayani (SR) telah mencapai 6.628 pelanggan, dengan Daftar Rekening Ditagih (DRD) sebesar Rp897,6 juta dan tingkat pencapaian penagihan sebesar 87,5 persen," papar Ngenget. Angka ini meningkat dari kondisi awal kepemimpinannya yang hanya memiliki 5.800 sambungan aktif dengan DRD Rp500 juta.

Strategi peningkatan pendapatan dan laba, menurut Ngenget, dilakukan melalui beberapa langkah kunci. Pertama, ekspansi jaringan dan peningkatan kapasitas produksi air bersih melalui proyek bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), seperti pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mahlimbukar Dua yang menambah kapasitas produksi 25 liter per detik. Kedua, digitalisasi sistem pembayaran menggunakan aplikasi mobile loket yang terintegrasi langsung dengan printer termal, meminimalisir potensi kebocoran keuangan dan transaksi manual.

"Inovasi teknologi ini langsung terkoneksi dengan sistem di kantor pusat, memastikan transparansi dan akurasi," tambahnya.

Di sisi operasional, PDAM juga berhasil menekan biaya secara drastis. Biaya listrik operasional pompa air berhasil dihemat dari sekitar Rp140 juta menjadi Rp80 juta per bulan melalui penggunaan pompa hemat energi dan pengaturan ulang jam operasi mesin untuk menghindari tarif listrik puncak.

"Sementara untuk sumber daya manusia, dengan 88 pegawai dan total gaji Rp300 juta per bulan, kami dinilai sudah optimal melayani 6.628 pelanggan," jelas Ngenget. Sistem reward juga diterapkan bagi tim penagih yang berhasil memenuhi target, meningkatkan efektivitas penerimaan.

Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, mengapresiasi pencapaian gemilang ini. "Itu pencapaian yang luar biasa. Selama ini laporan laba rugi tahun-tahun sebelumnya selalu rugi. Berarti kinerja Direktur mantap," ujar Senduk, yang mengaku terkesan dengan laporan tersebut.

Ke depan, PDAM Tomohon terus berkomitmen meningkatkan cakupan layanan. Beberapa proyek SPAM baru, seperti SPAM Pangolombian untuk wilayah Tomohon Selatan, telah direncanakan dan akan segera direalisasikan untuk memastikan seluruh kecamatan di Kota Tomohon terlayani air bersih yang merata dan berkelanjutan. Dengan kinerja yang solid, PDAM Tomohon optimis dapat mempertahankan tren positif ini di tahun-tahun mendatang.

(Viks)