Wali Kota Manado Ikuti Rapat Nataru, Tekankan Kesiapan Hadapi Puncak Mobilitas dan Solidaritas Antar Daerah



Manado, AktualNusantara- Dari balik layar komputer di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado, Andrei Angouw menyimak dengan saksama setiap arahan yang disampaikan dari Jakarta. Wali Kota turut hadir secara virtual dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri, menyongsong momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru). Suasana ruang kerja yang biasanya ramai itu pagi itu hening, hanya diisi suara para menteri dan narasumber yang memaparkan kesiapan negara menghadapi puncak akhir tahun.

Di sisi lain layar, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, tidak hanya berbicara tentang prosedur dan kebijakan. Ia menekankan sentralitas manusia dan kolaborasi dalam setiap persiapan. “Yang utama adalah sinergi antar seluruh pemangku kepentingan,” tegas Mendagri, sebuah pesan yang langsung ditangkap sebagai perintah untuk bergerak cepat oleh Andrei Angouw dan ratusan kepala daerah lainnya di seantero Indonesia. Rapat ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengingat akan tanggung jawab besar menjaga keamanan dan kenyamanan jutaan warga yang akan pulang kampung atau berlibur.

Narasi rapat pun mengalir menyentuh berbagai aspek kehidupan. Mulai dari peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG yang bisa memengaruhi perjalanan warga, hingga keprihatinan bersama akan potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap menyambut tahun baru. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan pentingnya pos kesehatan yang sigap, sementara Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, membahas penyiapan rest area yang manusiawi bagi para pemudik.

“Rapat ini seperti checklist akhir tahun yang sangat komprehensif. Dari keselamatan transportasi, stabilitas harga, hingga keamanan di tempat ibadah dan pusat keramaian. Semuanya untuk memastikan senyum dan sukacita masyarakat di momen spesial ini tetap utuh,” ujar Andrei Angouw, menggambarkan atmosfer rapat. Ia didampingi oleh jajaran Forkopimda Kota Manado serta para kepala SKPD, membentuk formasi kompak yang siap menerjemahkan instruksi pusat menjadi aksi nyata di tingkat kota.

Sebagai kota dengan tradisi Natal yang kuat, pesan rapat ini terasa khusus bagi Manado. Antisipasi bukan hanya soal logistik dan keamanan, tetapi juga tentang memastikan momen silaturahmi dan perayaan berjalan lancar, sekaligus siap siaga menghadapi kemungkinan bencana alam di periode cuaca ekstrem. Usai rapat, agenda Andrei Angouw dan jajarannya jelas: segera turun ke lapangan, berkoordinasi dengan semua pihak, dan memastikan Kota Manado siap menyambut Nataru dengan hangat, aman, dan penuh perhatian. (**)