Presiden Prabowo Rapatkan Menteri di Istana: Fokus Pengembangan Transportasi Publik dan Kereta Cepat Bareng Tiongkok
Jakarta, AktualNusantara – Tak lama setelah resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Presiden Prabowo Subianto langsung panggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Merdeka untuk rapat terbatas Selasa (4/11).
Rapat ini bahas upaya konkret pemerintah kembangkan transportasi publik nasional, termasuk proyek ambisius kereta cepat yang jadi prioritas percepatan mobilitas warga.
Presiden tekankan komitmen kuat, libatkan berbagai kementerian untuk pastikan proyek berjalan efisien dan berdampak positif bagi masyarakat luas.
Negosiasi kerja sama dengan Tiongkok soal pengembangan transportasi masih intens, prosesnya dipimpin Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama instansi terkait.
Bukan sekadar hitung untung-rugi finansial, pemerintah lihat proyek ini dari sisi sosial, seperti kurangi kemacetan kota besar dan tingkatkan akses transportasi murah.
Menteri Perhubungan hadir, sampaikan update rencana perluas jaringan kereta cepat Jakarta-Bandung ke wilayah lain, targetkan integrasi dengan transportasi umum existing.
Presiden Prabowo instruksikan percepat koordinasi antar-kementerian, agar negosiasi dengan mitra asing tak mandek dan segera capai kesepakatan win-win.
Dampak bagi masyarakat jadi sorotan utama, proyek ini harap ciptakan lapangan kerja ribuan dan dorong pertumbuhan ekonomi di koridor transportasi.
Rapat terbatas ini bagian dari agenda harian Presiden pasca-pelantikan, tunjukkan fokus pemerintahan baru pada infrastruktur yang nyata dirasakan rakyat.
Catatan Seskab sebut, kehadiran pemerintah di proyek transportasi ini holistik, gabungkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk Indonesia maju. (**)


Komentar via Facebook