Koperasi Jadi Arah Baru Ekonomi Sulut, Gubernur YSK Soroti Kinerja dan Target 100% Desa Berkoperasi



Sulut, AktualNusantara-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), menegaskan koperasi harus menjadi pilar ekonomi rakyat yang tangguh dan siap bersaing di era globalisasi. Hal ini disampaikan saat pelantikan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulut periode 2025-2030.

YSK menyebut koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan. Ia meminta Dekopinwil memperkuat pemberdayaan koperasi di seluruh lapisan masyarakat.

Meski sudah ada kemajuan, YSK menyoroti kinerja koperasi dan menargetkan hingga akhir 2025, 100 persen desa dan kelurahan di Sulut harus sudah memiliki koperasi aktif sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Data menunjukkan hampir 100 persen desa di Sulut telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih, dengan progres pendaftaran badan hukum yang terus meningkat. Pemerintah pusat bahkan mengapresiasi langkah cepat Sulut sebagai model untuk daerah lain.

Tantangan seperti keterbatasan tenaga pendamping hukum, akses notaris, dan pengetahuan koperasi di desa masih menjadi hambatan yang harus diatasi bersama. YSK dan Dekopinwil berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan agar koperasi benar-benar hidup dan memberikan manfaat nyata.

Salah satu strategi adalah memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, swasta, dan masyarakat agar koperasi mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan akses pembiayaan melalui LPDB-KUMKM dan BUMN.

Wakil Bupati Bolmong, Doni Lumenta, pun turut dilantik sebagai Wakil Ketua Dekopinwil Sulut, menunjukkan dukungan luas jajaran pemimpin daerah terhadap pengembangan koperasi di provinsi ini.

Gubernur YSK berharap dengan semangat gotong royong dan pengelolaan profesional, koperasi mampu menjadi solusi mengurangi kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sulut. (**)