Disnaker Bolsel Gandeng LPK Rajawali Buana Nusantara, Gelar Pelatihan Excavator dan Sertifikasi SIO Resmi Kemnaker RI



Kalasey, AktualNusantara — Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi membuka Pelatihan Alat Berat Excavator sekaligus Sertifikasi Lisensi Kemnaker RI, Rabu (1/10/2025), di Kalasey, Kabupaten Minahasa.

Kegiatan ini digelar melalui kerja sama dengan LPK Rajawali Buana Nusantara (RBN) sebagai lembaga pelaksana.

Dalam sambutannya, Kadisnaker Bolsel, M. Basri Sutrimo, S.STP, menyampaikan apresiasi atas dukungan LPK Rajawali Buana Nusantara yang telah bersedia bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memberikan keterampilan teknis kepada angkatan kerja.

“Pelatihan ini merupakan kerja sama perdana yang kami harapkan dapat berlanjut ke depan. Tujuannya agar para peserta memiliki keterampilan mengoperasikan alat berat, khususnya excavator. Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat terserap di dunia kerja melalui jaringan perusahaan yang bekerja sama dengan LPK maupun bantuan dari Disnaker,” ujarnya.

Basri menegaskan, hanya ada empat orang putra Bolsel yang terpilih mengikuti pelatihan ini, yakni Moh Trivo Niode, Ifdal Ramadhani Biadi, Muh Yudha Yusuf, dan Rezky Siolimbona. Karena itu, ia mengingatkan agar para peserta serius mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 13 hari penuh, dari pagi hingga petang.

“Kami titip pesan agar adik-adik peserta menjaga kesehatan, tidak mudah sakit, serta memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Jika ada kendala, sampaikan langsung kepada pihak LPK atau Disnaker, jangan ke media sosial, agar program ini tetap bisa berlanjut di masa depan,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Utama LPK Rajawali Buana Nusantara, Steven Pance Pioh, SH, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemkab Bolsel kepada lembaga yang dipimpinnya.

“Sebagai pimpinan LPK Rajawali Buana Nusantara, saya berterima kasih kepada Dinas Tenaga Kerja Bolsel, khususnya Bapak Kepala Dinas, yang telah mempercayakan kami untuk melatih anak-anak Bolsel. Kami berkomitmen mendidik mereka menjadi operator handal, memiliki keterampilan, dan siap bersaing di dunia kerja, baik di sektor pertambangan, perkebunan, maupun industri lainnya,” jelas Steven.

Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga generasi muda Bolsel memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan memperoleh bekal keterampilan yang memadai untuk masuk ke dunia kerja.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, Bolsel resmi menandai angkatan pertama peserta pelatihan alat berat excavator, yang diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan kualitas tenaga kerja daerah serta membuka jalan bagi kerja sama berkelanjutan dengan LPK Rajawali Buana Nusantara.