Lomba Cipta Menu B2SA Sulut: Anik Yulius Selvanus Ajak Generasi Muda Manfaatkan Pangan Lokal untuk Indonesia Emas
Sulut, AktualNusantara- Ketua TP PKK Sulut, Nyonya Anik Yulius Selvanus, menegaskan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai kunci menciptakan generasi muda yang sehat dan produktif. Ia menyampaikan hal ini saat membuka lomba cipta menu B2SA di Sulawesi Utara, yang digelar untuk mengedukasi masyarakat memanfaatkan pangan lokal yang kaya dan beragam.
Nyonya Anik mengapresiasi peran aktif seluruh ketua PKK kabupaten/kota dan pihak terkait yang turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Ia menekankan perlunya pengetahuan tentang pola konsumsi B2SA disosialisasikan hingga ke tingkat keluarga, karena dari keluarga lah generasi unggul dapat lahir.
Ia juga menyoroti fakta bahwa konsumsi beras di Sulawesi Utara masih sangat tinggi, sementara konsumsi umbi-umbian, sayur, dan buah-buahan masih rendah. Untuk itu, lomba cipta menu ini hadir sebagai ajakan sekaligus edukasi agar masyarakat lebih memanfaatkan potensi pangan lokal.
Dalam sambutannya, Anik Yulius Selvanus mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk terus berkreasi menggunakan pangan lokal agar tercipta menu yang bergizi, menarik, enak, dan menyehatkan. Hal ini diharapkan bisa mewujudkan Sulut yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Ia menggarisbawahi bahwa pola makan yang benar akan mendukung generasi muda menjadi lebih aktif dan produktif, sehingga berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Pendidikan pola konsumsi ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat.
Ketua TP PKK Sulut juga menilai lomba ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi sarana membangun kesadaran pentingnya pangan lokal yang sehat dan bergizi. Lewat kegiatan ini, masyarakat diajak memetik manfaat dari kekayaan sumber daya alam Sulawesi Utara.
Ia mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai daerah yang ikut berpartisipasi memberikan ide menu kreatif berbasis bahan lokal. Hal ini diharapkan menjadi pemicu inovasi kuliner yang tidak hanya sehat tapi juga ekonomis dan ramah lingkungan.
Dengan semangat tersebut, Nyonya Anik yakin kegiatan lomba cipta menu B2SA akan memberi dampak positif luas bagi pola konsumsi masyarakat dan kesehatan generasi Sulut ke depan. (**)


Komentar via Facebook