Tonaas Ishak Tambani Ajak “Satu Sulut Cinta Damai” di HUT ke-61 Sulut: Damai Jadi Kunci Kemajuan
Manado, AkrualNusantara- Di tengah peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulawesi Utara, tokoh adat Minahasa, Tonaas Ishak Tambani, menunjukkan dukungan tulusnya kepada pemerintah daerah. Tanpa sorotan panggung besar, ia memilih aksi sederhana dengan turun langsung membagikan kaus bertuliskan “Satu Sulut Cinta Damai” dan makanan ringan kepada warga di Taman Kesatuan Bangsa Manado.
Tonaas Ishak menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbol, melainkan panggilan hati sebagai anak daerah yang mencintai tanah kelahirannya. Baginya, menjaga kedamaian adalah fondasi utama agar pembangunan bisa berjalan lancar dan masyarakat bisa hidup harmonis.
Semangat persatuan dan kebersamaan yang ia suarakan diperkuat dengan ajakan untuk bersatu di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Ia menekankan bahwa cinta tanah air harus diwujudkan bukan hanya lewat kata-kata, melainkan juga lewat tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Aksi sederhana ini mendapat apresiasi luas, termasuk dari Staf Khusus Gubernur bidang olahraga, Cristian Yokung, yang menilai inisiatif tersebut sebagai bentuk sinergi positif. Menurut Cristian, keberhasilan pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama semua elemen masyarakat.
Nilai-nilai adat Minahasa seperti mapalus (gotong royong), tongkaang (persaudaraan), dan rumages (kerukunan) disorot Tonaas Ishak sebagai roh yang harus terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah. Ia percaya, kearifan lokal harus tetap menjadi pegangan agar kemajuan dapat dirasakan secara berkelanjutan dan utuh.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merawat persatuan dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan. Dengan damai, kata Tonaas, ekonomi dapat tumbuh, dan generasi muda akan punya masa depan cerah di Sulawesi Utara.
Kehadiran Tonaas Ishak membawa pesan kuat bahwa mencintai daerah bukan soal status atau jabatan, melainkan komitmen nyata yang bisa di mulai dari hal sederhana. Semangat patriotismenya yang rendah hati menjadi teladan penting bagi seluruh warga Sulut.
Peringatan HUT ke-61 ini pun menjadi momentum untuk memperteguh tekad bersama membangun Sulawesi Utara yang aman, damai, dan bersatu. Pesan “Satu Sulut Cinta Damai” bukan hanya slogan, tapi semangat hidup yang membimbing setiap langkah kemajuan daerah tercinta ini. (**)


Komentar via Facebook