Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Strategis Bahas RTRW Sulut di Jakarta



Jakarta, AktualNusantara- Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memimpin rapat persiapan penting di Kantor Cabang Bank SulutGo Kuningan, Jakarta, pada Senin, 15 September 2025. Rapat ini sebagai langkah awal menghadapi Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait pembahasan Peraturan Daerah tentang RTRW Provinsi Sulut.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, DPRD, serta para bupati dan wali kota se-Sulut untuk mensukseskan pembahasan RTRW. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar peraturan daerah ini bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.

Yulius Selvanus mengungkapkan bahwa penyusunan RTRW harus memperhatikan aspek keberlanjutan dan keseimbangan pemanfaatan ruang sesuai kebutuhan masyarakat dan pembangunan. Dengan koordinasi yang kuat, ia optimis tata ruang Sulut bisa dikelola secara tepat guna. Senin (15/9/2025)

Gubernur juga memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut serius menindaklanjuti surat dari Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, sehingga rakor lintas sektor nanti bisa terlaksana dengan lancar dan menghasilkan keputusan strategis.

Ia menyambut baik keterlibatan langsung Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiskus A. Silangen, dan anggota DPRD lainnya yang hadir dalam rapat. Menurutnya, keterlibatan legislatif akan memperkuat proses pengambilan keputusan dan mempercepat pembahasan perda RTRW.

Selain itu, kehadiran para bupati dan wali kota seluruh Sulut yang turut memberikan masukan memperlihatkan komitmen bersama dalam mengawal pembangunan daerah sesuai rencana tata ruang. Gubernur mengajak semua pihak untuk berperan aktif demi kemajuan Sulut.

Yulius Selvanus menegaskan bahwa pengelolaan tata ruang yang baik akan mendorong pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan lingkungan hidup lebih seimbang. Dengan regulasi yang tepat, Sulut bisa maju tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Rapat persiapan ini pun membuktikan kepemimpinan Gubernur yang proaktif dan koordinatif dalam menghadapi tantangan pembangunan. Pengawasan ketat dan sinergi dari berbagai pihak diharapkan membawa Sulut menuju masa depan lebih terencana dan terarah.(**)