PJS dan FIDKOM UIN Jakarta Sepakat Jalin Kerjasama Strategis untuk Ciptakan Jurnalis Profesional



Jakarta, AktualNusantara – Dewan Pimpinan Pusat Pro Jurnalismedia Siber (DPP PJS) mengawali langkah kolaborasi strategis dengan Fakultas Dakwah & Ilmu Komunikasi (FIDKOM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta lewat audiensi hangat pada Kamis lalu. Tujuannya: menjalin sinergi kuat antara dunia pers dan akademik demi mencetak jurnalis profesional dan berintegritas di era digital.

Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Dekan FIDKOM, Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si, turut dihadiri jajaran Wakil Dekan dan Ketua Prodi. Dari PJS hadir Ketua Umum Mahmud Marhaba, Sekjen Abdul Rasyid Zaenal, Ketua Dewan Pakar Rizaludin Kurniawan, Ketua Dewan Etik Dede Zaki Mubarok, dan Ketua Divisi Pemberdayaan Perempuan Wiwin Alfianti.

Ketiga pilar utama kesepakatan MoU yang diusung yakni penempatan wartawan dan mahasiswa pada lembaga-lembaga strategis seperti KPK, Kejaksaan Agung, DPR RI, Mabes Polri sebagai praktikum lapangan dan penguatan jaringan pers. Hal ini membuka peluang luas bagi mahasiswa dan wartawan muda untuk terjun langsung ke medan jurnalistik.

Pilar kedua mencakup pendidikan dan pelatihan jurnalistik berkelanjutan, baik bagi mahasiswa maupun wartawan PJS. Workshop dan pelatihan ini fokus memperkuat kemampuan menulis, pemahaman kode etik pers, serta penguasaan teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan utama di media modern.

Selanjutnya, pilar ketiga adalah pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), yang menjadi standar profesionalisme jurnalis di Indonesia. Program ini dirancang khusus bagi mahasiswa tingkat akhir yang aktif menjadi wartawan dan anggota PJS, demi menaikkan kualitas SDM pers nasional.

Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah tonggak penting untuk profesionalisasi wartawan sekaligus regenerasi jurnalis muda yang siap menghadapi tantangan dunia digital. “Kami ingin mencetak wartawan yang tidak hanya lihai menulis, tapi juga menguasai konteks sosial, politik, budaya, dan agama demi integritas profesi,” ujarnya.

Mahmud juga membuka ruang magang luas untuk mahasiswa sebagai bagian praktik langsung jurnalistik. Ia menekankan, “Ini bukan sekadar pendidikan formal, tapi membangun kultur pers yang sehat dan bertanggung jawab.”

Dekan FIDKOM UIN Jakarta, Prof. Gun Gun Heryanto, menyambut hangat kolaborasi ini. “Kami ingin mahasiswa tak cuma bisa teori, tapi juga tangguh di lapangan. Kolaborasi dengan PJS memperkaya pembelajaran mereka agar siap bersaing di era digital.”

Beliau menambahkan bahwa jurnalisme harus tetap mendidik, mencerahkan, dan menjunjung tinggi etika, sejalan dengan tugas perguruan tinggi dan organisasi pers dalam mendidik masyarakat agar cerdas.

Audiensi ini diharap jadi fondasi untuk kerja sama lebih luas yang melibatkan banyak pihak dalam memajukan dunia jurnalistik Indonesia. “Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan jurnalis muda yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik,” tegas Mahmud.

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai langkah penting,” tutup Mahmud. Ia mengajak seluruh elemen mendukung penuh program ini demi sukses bersama dan menghadirkan SDM pers berintegritas ke depan.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antara institusi pendidikan dan organisasi pers lainnya di Indonesia, yang mampu membuka peluang besar dan membangun kualitas jurnalistik nasional.

Dengan dukungan dan komitmen kuat, Indonesia akan memiliki jurnalis yang siap menjadi pilar demokrasi dan penyambung informasi yang akurat serta terpercaya bagi masyarakat luas.

Semangat ini membuktikan bahwa dunia pers dan akademik berjalan beriringan membentuk generasi masa depan yang tangguh dan beretika di dunia media digital.

Sebuah langkah besar telah dimulai hari ini untuk masa depan jurnalistik Indonesia yang cerah dan penuh harapan. (**)