Pemprov Sulut Gelar Pangan Murah dan Kesehatan Gratis: Aksi Nyata Hadir di Tengah Rakyat
Manado, AktualNusantara – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan layanan kesehatan gratis yang digelar serentak di lima titik strategis Kota Manado. Program ini tidak hanya dirancang sebagai kegiatan sosial, tetapi merupakan strategi terpadu untuk menekan inflasi dan memperkuat daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi saat ini .
Kegiatan ini dipusatkan di lokasi-lokasi yang mudah diakses warga, yaitu GMIM Zaitun Mahakeret (Wenang), GMIM Sion Malalayang (Malalayang), Kantor Kecamatan Sario, Masjid Nurul Rahma Banjer Kampung Mayora (Tikala), dan Masjid Miftahul Jannah Boulevard (Sario). Pemilihan lokasi tersebut bertujuan memastikan jangkauan yang luas dan pemerataan manfaat bagi masyarakat .
Di setiap titik, warga dapat membeli beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, dan bawang merah dengan harga di bawah pasaran. Program GPM telah berjalan beberapa bulan terakhir dan berhasil berkontribusi pada capaian inflasi Sulut yang termasuk tiga terbaik di Indonesia .
Selain akses pangan murah, masyarakat juga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tensi darah, cek gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis dasar. Layanan ini diberikan oleh tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Sulut untuk mendeteksi dini masalah kesehatan dan mencegah komplikasi .
Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, dengan banyak keluarga yang memadati lokasi kegiatan. "Saya bisa beli beras lebih murah dan cek kesehatan tanpa biaya. Ini sangat membantu," ujar Yanti, warga Malalayang. Suasana kegembiraan dan kepuasan masyarakat menjadi bukti langsung dampak positif program ini .
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa GPM adalah bagian dari strategi pemda untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas daya beli. Data terbaru menunjukkan inflasi Sulut pada Juli 2025 sebesar 2,04% (yoy), dengan kontribusi utama dari kenaikan harga bahan pangan seperti beras dan tomat .
Menurut Gubernur Yulius, program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. "Kami hadir langsung mendengar kebutuhan rakyat dan memberikan solusi yang dirasakan langsung," tambahnya. Pendekatan ini diharapkan membangun kepercayaan dan kolaborasi dalam menghadapi dinamika ekonomi .
Selain manfaat langsung, program ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan pengelolaan keuangan rumah tangga. Langkah preventif dalam kesehatan dan stabilitas pangan diyakini dapat mengurangi beban ekonomi jangka panjang .
Pemprov Sulut berkomitmen untuk melanjutkan program serupa secara berkala dengan evaluasi dan perluasan cakupan. Sinergi dengan dinas terkait dan pemerintah daerah akan terus ditingkatkan untuk memastikan manfaatnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat .
Program Gerakan Pangan Murah dan Layanan Kesehatan Gratis ini bukan hanya simbol kepedulian pemerintah, tetapi bukti konkret bahwa Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus aktif menjawab tantangan ekonomi dan kesehatan dengan solusi yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat .(**)


Komentar via Facebook