Gerakan Pangan Murah dan Kesehatan Gratis: Bukti Nyata Kepedulian Pemprov Sulut di Tengah Gejolak Ekonomi
Manado, AktualNusantara – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) di bawah kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dan Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, SH, MH, Selasa (2/9/2025) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesejahteraan masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah yang dikolaborasikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis. Ribuan warga Kota Manado memadati lima titik lokasi strategis sejak pukul 10.00 WITA, mencerminkan antusiasme tinggi terhadap inisiatif pemerintah yang dirancang untuk meringankan beban ekonomi dan kesehatan masyarakat .
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian integral dari strategi pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Program yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak beberapa bulan terakhir ini telah membuahkan hasil nyata, dengan capaian inflasi Sulawesi Utara yang berhasil masuk dalam tiga terbaik di Indonesia. Pendekatan inklusif ini tidak hanya fokus pada stabilitas harga, tetapi juga pada pembangunan kedekatan emosional antara pemerintah dan warga .
Kegiatan ini digelar secara serentak di lima lokasi strategis yang tersebar di berbagai wilayah Kota Manado, yaitu Masjid Huratussalam Mapanget, Kantor Lurah Paniki Dua, Kantor Lurah Taas, Gereja GMIM Getsemani Teling Bawah, dan GMIM Golgota Malendeng. Pemilihan lokasi yang beragam ini memastikan bahwa manfaat program dapat menjangkau berbagai segmen masyarakat tanpa terkendala faktor geografis atau sosial .
Di setiap lokasi, masyarakat disambut dengan beragam bahan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. Beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, dan bawang merah tersedia dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga. Harga yang ditawarkan jauh di bawah pasar, seperti beras SPHP 5 kg seharga Rp58.000 dan gula pasir Rp16.500/kg, yang secara signifikan meringankan beban ekonomi keluarga .
Tidak hanya bantuan pangan, pelayanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah provinsi melalui tim medis Dinas Kesehatan juga mendapatkan respons luar biasa dari masyarakat. Pemeriksaan tensi darah, cek gula darah, dan konsultasi kesehatan dasar menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan oleh warga, terutama para lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan .
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari, dengan banyak warga yang datang berbondong-bondong bersama keluarga. Suasana kegembiraan tercipta di setiap lokasi, dimana masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga mendapatkan layanan kesehatan yang biasanya memerlukan biaya tidak sedikit. Kehadiran program ini dianggap sebagai bukti konkret bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat .
Melalui program ini, Pemprov Sulut menegaskan kembali komitmennya untuk hadir bukan hanya melalui kebijakan di atas kertas, tetapi melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan rakyat sehari-hari. Gubernur Yulius Selvanus menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap kuat menghadapi dinamika ekonomi yang semakin kompleks .
Program Gerakan Pangan Murah dan Layanan Kesehatan Gratis tidak hanya dirancang untuk memberikan bantuan sesaat, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terjangkaunya kebutuhan pokok dan layanan kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Sulawesi Utara
Keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk Perum Bulog, TNI, dan pemerintah daerah. Seperti yang terlihat dalam pelaksanaan serupa di Kodim Talaud dan Kabupaten Minahasa, kerjasama yang solid ini memastikan bahwa distribusi bantuan pangan dapat dilakukan secara efektif dan efisien ke seluruh wilayah Sulawesi Utara .
Program Gerakan Pangan Murah dan Layanan Kesehatan Gratis ini tidak hanya menjadi bukti nyata kepedulian Pemprov Sulut terhadap kesejahteraan rakyat, tetapi juga menjadi model inovasi kebijakan publik yang efektif dalam merespon tantangan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan yang holistik dan inklusif, pemerintah berhasil menciptakan solusi yang tidak hanya menyentuh permukaan, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan dasar masyarakat . (**)


Komentar via Facebook