Wakapolri Resmi Buka Lemdiklat Literation Expo 2025, Wujudkan SDM Polri Adaptif dan Berkarakter



Jakarta, AktualNusantara – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo secara resmi membuka Lemdiklat Literation Expo 2025 di Balai Budaya Jakarta. Acara ini menandai komitmen kuat Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri dalam membangun budaya literasi di lingkungan pendidikan kepolisian. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi Polri, kepala lembaga pendidikan, serta para pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) Polri .

Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa Literation Expo 2025 bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM Polri agar mampu menghadapi tantangan global, termasuk perkembangan teknologi dan kecepatan informasi. “Ini adalah wujud nyata Lemdiklat Polri dalam memperkuat literasi di seluruh lembaga pendidikan Polri, menciptakan personel yang adaptif, berkarakter, dan responsif terhadap tuntutan masyarakat,” ujar Komjen Dedi Prasetyo .

Expo ini menampilkan sekitar 50.000 produk buku dalam format cetak dan digital yang dapat diakses oleh seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Lemdiklat Polri. Digitalisasi ini memudahkan personel Polri untuk mengakses bahan bacaan secara luas, mendukung pembelajaran yang fleksibel dan berkelanjutan. Selain buku, dipamerkan pula inovasi teknologi pendidikan yang terintegrasi dengan sistem pelatihan Polri .

Wakapolri juga menyoroti temuan UNESCO yang menempatkan Indonesia pada peringkat 100 dari 208 negara dalam hal literasi, di bawah Filipina, Brunei, Malaysia, dan Singapura. “Rendahnya tingkat literasi nasional adalah tantangan yang harus kita jawab bersama. Literation Expo ini merupakan bagian dari Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan pemerintah,” tegas Dedi Prasetyo .

Melalui kegiatan ini, Polri berkomitmen untuk mendorong peningkatan minat baca di kalangan personel maupun masyarakat luas. Expo tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga wadah untuk bertukar ide, inovasi, dan best practices dalam penguatan literasi. Diharapkan, langkah ini dapat berkontribusi pada perbaikan peringkat literasi Indonesia di kancah global .

Pada kesempatan yang sama, Polri memberikan penghargaan kepada para kepala lembaga pendidikan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam memperkuat literasi di lingkungan Lemdiklat. Reward ini merupakan apresiasi atas dedikasi mereka dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan SDM .

Wakapolri juga menyampaikan apresiasi dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajaran penyelenggara kegiatan. “Atas nama Kapolri, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Kalemdiklat Polri beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan acara ini dengan sukses,” pungkas Dedi Prasetyo .

Literation Expo 2025 diharapkan menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat peran pendidikan dalam membentuk personel yang unggul, profesional, dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Dukungan terhadap literasi juga sejalan dengan komitmen Kapolri dalam reformasi Polri yang berkelanjutan, sebagaimana tercermin dalam berbagai agenda seperti Hoegeng Awards 2025 yang menekankan pada integritas dan inovasi .

Kegiatan ini tidak hanya berdampak internal bagi Polri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut serta dalam gerakan literasi nasional. Dengan kolaborasi antarlembaga dan masyarakat, Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dalam bidang literasi dan membangun SDM yang kompetitif di tingkat global . (**)