Kadivhumas Polri Serukan Generasi Muda Jadi Garda Depan Pemersatu Bangsa di Kuliah Umum FH USU



Medan, AktualNusantara – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadivhumas) Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam membangun bangsa melalui kuliah umum yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (FH USU). Acara yang diselenggarakan dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang antusias menyimak paparan tentang nasionalisme dan tantangan global .

Dalam penyampaiannya, Irjen Sandi Nugroho mengajak mahasiswa untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa. Ia menekankan bahwa di tengah dinamika global yang semakin kompleks, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter untuk menjaga kedaulatan negara. "Jadilah agen perubahan yang membawa kebaikan bagi bangsa dan negara. Masa depan bangsa ada di tangan kita," ujarnya dengan penuh semangat .

Kadivhumas juga menyoroti keberagaman budaya, adat, dan istiadat sebagai kekayaan bangsa yang harus dibanggakan. Menurutnya, persatuan dan kesatuan adalah nilai fundamental yang harus diutamakan untuk menghadapi tantangan di masa depan. "Mengutamakan persatuan dan persaudaraan bangsa adalah kunci utama," tegas perwira tinggi Polri yang juga alumnus S2 dan S3 FH USU ini .

Lebih lanjut, Sandi Nugroho mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mengejar gelar akademik tetapi juga memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk memberikan solusi atas persoalan masyarakat. "Belajar adalah proses terus-menerus yang tidak berhenti pada gelar. Ilmu harus digunakan untuk mencari solusi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak," pesannya .

Paparan ini selaras dengan riset yang menyebutkan bahwa pendidikan kewarganegaraan berperan krusial dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Sebagaimana dikutip dalam jurnal pendidikan, pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan kewarganegaraan dianggap imperative di era globalisasi untuk menangkal pengaruh negatif dari luar .

Irjen Sandi juga menyinggung tentang ketahanan nasional yang membutuhkan kontribusi aktif generasi muda. Ia mengutip pasal 27 ayat (3) UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. "Pemuda adalah pilar utama dalam memajukan keamanan dan kesejahteraan negara," ujarnya .

Kuliah umum ini tidak hanya berisi teori, tetapi juga motivasi praktis. Kadivhumas Polri berbagi prinsip sukses yang mencakup kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. "Keberhasilan tidak dicapai sendiri, melainkan melalui kolaborasi dan dukungan dari lingkungan sekitar," tambahnya .

Sebagai alumnus FH USU, Sandi Nugroho mencontohkan bagaimana pengalaman pendidikannya berkontribusi pada kariernya di Polri. Kehadirannya di kampus ini juga menjadi simbol sinergi antara institusi penegak hukum dan dunia akademik dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang berintegritas .

Acara ditutup dengan apresiasi dari pihak fakultas atas kontribusi Kadivhumas Polri dalam membangkitkan semangat nasionalisme mahasiswa. Dekan FH USU menyatakan bahwa kuliah umum ini menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global .

Dengan demikian, kuliah umum ini tidak hanya menjadi pengantar kehidupan kampus, tetapi juga penguatan visi kebangsaan bagi generasi penerus. (**)