Polisi Sulut Gagalkan Pengiriman Ganja ke Kampus via Jasa Ekspedisi



Manado, AktualNusantara – Aparat kepolisian berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ganja yang dikirim melalui jasa ekspedisi ke sebuah kampus di Kota Manado. Pelaku yang berinisial RAS (24) diamankan saat mengambil paket mencurigakan di area kampus tersebut.

Informasi awal yang diterima petugas mengarah pada adanya paket kiriman diduga mengandung narkoba. Setelah melakukan penyelidikan bersama BNN Provinsi Sulut, petugas memantau pergerakan paket tersebut hingga sampai di alamat tujuan.

Kurir jasa pengiriman sempat menyerahkan paket kepada petugas keamanan kampus sebelum akhirnya pelaku datang untuk mengambilnya. Saat itulah, petugas langsung bergerak dan menangkap RAS yang diduga sebagai penerima paket terlarang tersebut.

Setelah dibuka, paket tersebut terbukti berisi ganja yang disembunyikan dalam botol air mineral ukuran 1.500 ml. Selain itu, polisi juga menyita sebuah ponsel sebagai barang bukti pendukung penyelidikan.

RAS kini menjalani pemeriksaan intensif di kantor Ditresnarkoba Polda Sulut. Polisi menduga pelaku merupakan bagian dari jaringan yang memanfaatkan jasa pengiriman barang untuk menyebarkan narkoba di wilayah Sulawesi Utara.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya pelaku tambahan yang terlibat dalam rantai distribusi narkoba tersebut.

Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, Kabid Humas Polda Sulut, mengapresiasi peran masyarakat yang membantu memberikan informasi hingga kasus ini terungkap. Ia juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkotika bagi kesehatan dan konsekuensi hukum yang berat.

Polda Sulut berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkoba dengan memperketat pengawasan terhadap modus-modus baru, termasuk penyalahgunaan jasa logistik. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika.

“Kami akan terus bergerak cepat menindak setiap upaya peredaran narkoba di Sulut. Kerja sama dengan semua pihak, termasuk perguruan tinggi, sangat penting untuk menciptakan lingkungan bersih dari narkotika,” tegas Hasibuan. (**)