Raski Mokodompit Kembali ke Gedung Cengkih, Catat Rekor Quattrick di DPRD Sulut
Manado, AktualNusantara– Suasana khidmat sekaligus hangat mengiringi pelantikan Raski Mokodompit sebagai anggota DPRD Sulawesi Utara melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Acara yang digelar di Gedung DPRD Sulut ini dihadiri oleh Gubernur Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta jajaran Forkopimda, menandai babak baru perjalanan politik Raski.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Silangen, pelantikan ini mengisi kursi yang ditinggalkan mendiang I Ketut Sukadi dari Partai Golkar. Raski, yang sebelumnya telah tiga periode menjadi anggota dewan, kini mencatatkan rekor "quattrick" dengan kembali duduk di Gedung Cengkih untuk periode keempat.
Gubernur Yulius Selvanus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kedewasaan berdemokrasi yang ditunjukkan oleh semua pihak. "PAW adalah bukti kematangan kita dalam menghormati aturan dan mengutamakan rakyat," ujarnya. Ia juga tak lupa mengucapkan selamat kepada Raski, sambil tersenyum mengingat momen ketika sang istri merapikan dasi Raski sebelum pelantikan.
Raski Mokodompit, politisi asal Bolaang Mongondow Raya ini, bukanlah nama baru di panggung politik Sulut. Ia memulai karier legislatifnya pada periode 2009-2014 sebagai anggota termuda kala itu. Kembalinya ia ke DPRD Sulut kali ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan publik yang terus terjaga.
Dalam pidato singkatnya usai mengucap sumpah, Raski berjanji akan menjalankan amanah dengan profesional dan inovatif. "Saya akan menjadi jembatan yang menghubungkan suara rakyat dengan kebijakan pemerintah," tegasnya. Komitmen ini disambut baik oleh seluruh anggota dewan yang hadir.
Pelantikan ini juga menjadi momen simbolis bagi keluarga Raski. Kehadiran sang istri yang turun langsung merapikan atribut sebelum acara menjadi sorotan. Gubernur Yulius menyebut hal ini sebagai cerminan harmoni keluarga yang patut diteladani.
Fransiscus Silangen selaku ketua DPRD Sulut menegaskan, pelantikan PAW ini berjalan sesuai prosedur dan dijiwai semangat konstitusi. "Ini bukan sekadar pengisian kursi, tapi bagian dari proses demokrasi yang sehat," ujarnya.
Raski kembali ke kursi dewan dengan membawa segudang pengalaman. Pada Pemilu 2024 lalu, ia berhasil meraih 7.338 suara, membuktikan elektabilitasnya tetap terjaga. Kini, tantangannya adalah memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada rakyat.
Gubernur Yulius berharap, kehadiran Raski dapat memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. "Kita harus bekerja bersama untuk kesejahteraan masyarakat Sulut," pesannya.
Pelantikan ini sekaligus menutup duka atas meninggalnya I Ketut Sukadi, anggota dewan dari Golkar yang wafat awal tahun ini. Raski diharapkan dapat meneruskan estafet perjuangan almarhum dengan dedikasi yang sama.
Sebagai penutup, Fransiscus Silangen mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah. "Selamat bekerja, semoga bisa memberi yang terbaik untuk Sulawesi Utara," ucapnya. Dengan demikian, Raski Mokodompit resmi memulai tugas barunya, mengukuhkan namanya sebagai salah satu politisi paling berpengalaman di Sulut.(**)


Komentar via Facebook