Sulut Rancang Peta Pembangunan Lima Tahun di Paripurna Strategis



Sulut, AktualNusantara- DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar sidang paripurna krusial pada Selasa (22/7/2025), mengawali proses penyusunan kebijakan pembangunan jangka menengah daerah. Agenda inti rapat meliputi paparan Gubernur Yulius Selvanus mengenai Rancangan RPJMD 2025-2029 serta penyesuaian dokumen anggaran tahun berjalan.

Dipimpin langsung Ketua DPRD Dr. Andy Silangen, sidang dihadiri seluruh unsur pemerintahan termasuk Wakil Gubernur Victor Mailangkay, jajaran Forkopimda, kepala dinas, dan seluruh anggota dewan. Kehadiran lengkap ini mencerminkan keseriusan dalam menyusun cetak biru pembangunan provinsi.

Dalam paparan visionernya, Gubernur menegaskan RPJMD 2025-2029 merupakan turunan langsung dari visi-misi kepemimpinan terpilih yang terintegrasi dengan agenda nasional. Dokumen ini dirancang melalui serangkaian kajian mendalam untuk memastikan relevansi dengan kebutuhan riil masyarakat Sulut.

"Kami fokus pada empat pilar transformatif: ekonomi inklusif, pembangunan berkelanjutan, peningkatan SDM unggul, dan akselerasi digitalisasi pelayanan publik," tegas mantan jenderal TNI itu di hadapan sidang.

Respon fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan RPJMD umumnya positif, menyebut dokumen ini komprehensif dan responsif terhadap tantangan regional. Beberapa perwakilan fraksi secara khusus memuji pendekatan partisipatif dalam penyusunannya.

Meski memberikan apresiasi, sejumlah fraksi menyuarakan catatan kritis terkait tiga isu strategis: perlunya target konkret pengurangan kemiskinan, percepatan pemerataan infrastruktur pedesaan, dan penguatan daya saing sektor unggulan lokal seperti perikanan dan pariwisata.

Sesi kedua rapat menyoroti penyesuaian Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Anggaran Sementara APBD 2025. Gubernur menjelaskan perubahan ini diperlukan untuk merespons dinamika fiskal terkini dan fluktuasi indikator makroekonomi.

"Penyesuaian anggaran bukan sekadar administratif, melainkan instrumen vital untuk memastikan program prioritas tetap berjalan tepat sasaran, terutama dalam mendongkrak pemulihan ekonomi pascabencana awal tahun," papar Yulius dengan nada tegas.

Menyambung penjelasan gubernur, Ketua DPRD mengumumkan mekanisme lanjutan pembahasan. Badan Anggaran DPRD akan berkoordinasi intensif dengan Tim Anggaran Pemda untuk mengkaji detail teknis dokumen selama dua minggu ke depan.

Proses finalisasi diharapkan tuntas sebelum akhir Agustus 2025, menjembatani Ranperda RPJMD menjadi Perda tetap dan menyepakati perubahan anggaran. Tahap ini menjadi penentu implementasi strategi pembangunan Sulut menuju visi "Sulut Bangkit 2029". (**)