Saka Bakti Husada: Garda Depan Edukasi Kesehatan Generasi Muda



Manado, AktualNusantara- gerakan Pramuka Indonesia memperingati Hari Saka Bakti Husada, menandai satuan karya yang berdedikasi pada bidang kesehatan sejak didirikan Kementerian Kesehatan pada 17 Juli 1985 silam. Momentum ini menjadi pengingat akan peran vital satuan ini dalam membangun kesadaran kesehatan bangsa.

Yulius Selvanus, Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kwarda Gerakan Pramuka Sulut, secara khusus menegaskan urgensi keberadaan Saka Bakti Husada. Ia menekankan satuan karya ini bukan hanya diperlukan, tetapi sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi kesehatan yang mendasar kepada generasi muda.

"Keberadaannya sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan edukasi kepada generasi muda terkait pentingnya kesehatan," papar Gubernur Selvanus. Ia mengingatkan Kwartir Daerah dan anggota Penegak serta Pandega di Sulut untuk terus aktif bergiat dalam Saka Bakti Husada sambil mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan.

Lebih dari sekadar edukasi, Gubernur menjelaskan bahwa Saka Bakti Husada memiliki peran krusial dalam memberikan pelatihan-pelatihan dasar kesehatan. Tujuannya jelas: membentuk generasi muda yang tidak hanya paham, tetapi juga peduli terhadap kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya.

Gubernur Selvanus menegaskan agar Saka Bakti Husada terus meningkatkan perannya secara nyata. Satuan karya ini diharapkan aktif terlibat dalam berbagai kegiatan inti, mulai dari promosi kesehatan, pelayanan kesehatan dasar, hingga penanggulangan bencana yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Kolaborasi erat pun menjadi kunci. Gubernur secara eksplisit berharap Dinas Kesehatan Provinsi Sulut terus memberikan dukungan dan menjalin kerja sama aktif dengan Saka Bakti Husada dalam setiap program kesehatan. Sinergi ini dianggap vital untuk memperkuat dampak gerakan.

"Kerja sama ini juga penting untuk mendukung program pemerintah Provinsi Sulut di bidang kesehatan," tukas Gubernur. Dukungan terhadap Saka Bakti Husada dipandang sebagai investasi dalam membangun generasi yang sehat dan tangguh, sejalan dengan visi kesehatan daerah.

Menyambut peringatan hari jadinya yang ke-40, Gubernur Yulius Selvanus menutup dengan mengucapkan, "Selamat memperingati Hari Saka Bakti Husada," seraya berharap satuan karya ini terus berkembang menjadi ujung tombak edukasi dan aksi kesehatan bagi pemuda Indonesia.(**)