Bajaj Permudah Mobilitas Warga Manado



Manado  AktualNusantara- Kehadiran angkutan bajaj di Kota Manado disambut positif sebagai solusi mobilitas yang praktis dan terjangkau. Jefrry Tampomalu, seorang tokoh masyarakat terkemuka dari Kecamatan Wenang, menyatakan bahwa kehadiran kendaraan roda tiga ini memberikan dampak signifikan bagi kelancaran aktivitas warga.

Tampomalu menegaskan bahwa angkutan umum tradisional seperti mikrolet atau oplet tidak perlu merasa terganggu dengan operasional bajaj. "Meskipun angkutan umum yang lama jenis oplet tidak akan merasa terganggu dengan kehadiran bajaj ini di Kota Manado," ujarnya, menekankan adanya ruang yang cukup untuk berbagai moda transportasi melayani kebutuhan berbeda masyarakat.

Menurutnya, keunggulan utama bajaj terletak pada kemampuannya mempercepat pelayanan dan memangkas waktu tempuh. "Sangat membantu selain tarif angkutan murah, pelayanan bisa cepat," jelas Tampomalu. Kecepatan ini menjadi kunci bagi warga yang memiliki urusan mendesak atau perlu berpindah lokasi dengan efisien.

Dampak langsung dari pelayanan yang cepat dan tarif murah ini adalah kelancaran berbagai urusan warga. "Sehingga segala sesuatu urusan bisa berjalan lancar," tambahnya. Bajaj dinilai mampu menjangkau sudut-sudut kota yang mungkin kurang efisien dilayani angkutan besar, memberikan aksesibilitas yang lebih baik.

"Segala urusan penting dan perlu cepat dari sudut ke sudut bisa dijangkau dengan baik dan praktis," tegas Tampomalu, menggarisbawahi nilai praktis bajaj untuk mobilitas harian. Kemampuannya menelusuri jalan sempit dan memberikan layanan door-to-door menjadi nilai tambah yang diakui.

Saat ini, armada bajaj yang beroperasi di Manado berjumlah 50 unit. Kehadiran mereka diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi sistem transportasi kota. Tampomalu berharap layanan ini dapat dipertahankan dan bahkan dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat, memperkuat jaringan angkutan umum yang ada.(**)