Danau Tondano Dibersihkan, Bupati: Kerja Bakti Akan Terus Dilanjutkan



MINAHASA — Upaya menyelamatkan Danau Tondano dari kepungan eceng gondok terus berlanjut. Kamis (26/6), Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., M.AP., menghadiri langsung kegiatan Karya Bakti Pembersihan Danau yang digelar oleh Korem 131/Santiago bersama Kodim 1302/Minahasa.

Kegiatan ini turut dihadiri Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin SM Turnip, Asisten I Setdaprov Sulut Dr. Denny Mangala, M.Si., serta unsur Forkopimda, perwakilan Polda Sulut, Universitas Negeri Manado, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

Brigjen Turnip dalam sambutannya menyebutkan bahwa pembersihan gulma air ini telah dimulai sejak Februari lalu dan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar danau.

“Dari 294 hektar kawasan yang dipenuhi eceng gondok, sudah sekitar 130 hektar berhasil dibersihkan. Ini hasil kerja keras semua pihak,” ujar Turnip.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan semata urusan lingkungan, melainkan aksi konkret menyelamatkan danau sebagai sumber kehidupan masyarakat Minahasa.

“Jika tidak ditangani serius, pertumbuhan eceng gondok bisa menyebabkan pendangkalan dan mengganggu kualitas air hingga berpotensi banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, progres yang sudah mencapai 50 persen adalah prestasi kolektif yang patut diapresiasi.

“Atas nama Pemkab Minahasa, saya menyampaikan terima kasih kepada Danrem, Gubernur Sulut, Kodim, dan seluruh masyarakat. Ini adalah kerja besar yang harus kita lanjutkan,” kata Robby.

Bupati menegaskan bahwa program pembersihan akan terus berlanjut melalui kerja bakti rutin setiap hari Jumat di kawasan Danau Tondano dan pusat kota.

“Pertumbuhan eceng gondok sangat cepat. Karena itu, perlu upaya berkelanjutan. Kami akan pastikan kegiatan Jumat bersih tetap berjalan,” tambahnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan langsung di area danau, penanaman pohon, pasar murah, dan pengobatan gratis. Aksi ini mengusung tema “Bersatu dengan Alam untuk Indonesia Maju, TNI Manunggal Memelihara Danau Tondano Bersinar.”

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Setdakab Minahasa, Kadis PUPR, Kadis Lingkungan Hidup, Kabag SDA, Kabag Prokopim, Camat Remboken, dan Hukum Tua Desa Leleko.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Minahasa berharap kelestarian Danau Tondano tetap terjaga sebagai aset strategis bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat Minahasa.