Wakil Gubernur Sulut Serukan Penguatan Toleransi dalam Kebaktian Kebangunan Rohani



Manado, AktualNusantara – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Dr. J. Victor Mailangkay, SH, MH, menyerukan pentingnya memperkuat toleransi dalam kehidupan beragama saat membuka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk 'The Living Hope' yang digelar Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Ranotana Manado. Acara tersebut berlangsung di Karombasan Wanea, Manado, Minggu (11/5) malam, dan akan berlanjut hingga 17 Mei 2025, kemudian dilanjutkan kembali pada 21-24 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Mailangkay mengajak seluruh hadirin bersyukur atas keragaman yang menjadi karunia Tuhan. “Mari kita tingkatkan toleransi dalam kehidupan beragama. Kebersamaan ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mempererat hubungan antarumat manusia,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kebangunan rohani seharusnya tercermin dalam ucapan dan perbuatan yang membawa kebaikan bagi sesama, sekaligus mendukung visi Sulut sebagai provinsi yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

KKR ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh agama, termasuk Plh. Kepala Biro Kesra Sulut Vera Maya Pinontoan, SPsi, MAP; Sekretaris/Bendahara GMAHK Konferens Manado & Maluku Utara Edwin J. Lasut SE, MM; serta Gembala GMAHK Jemaat Kebayoran Jakarta, Pdt. Laurenson Kalengkongan, MFil. Kegiatan ini menghadirkan deretan pembicara seperti Dr. Edi Siregar, SPd, SMn, MM; Pnt. Dr. Merry Mailangkay Kalalo, SH, MH; dan sejumlah pengkhotbah lainnya yang akan membagikan renungan spiritual.

Mailangkay menambahkan, kedekatan dengan Tuhan melalui kegiatan rohani seperti KKR akan membentuk pribadi yang mampu menjadi berkat bagi lingkungan sekitar. “Semakin intim hubungan kita dengan Tuhan Yesus Kristus, semakin terpancar kasih dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Acara ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum penguatan iman, tetapi juga wadah untuk merajut harmoni di tengah masyarakat multikultural Sulut. Pesan toleransi yang digaungkan sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam membangun persatuan untuk kemajuan provinsi.