Maria, Seorang yang Lupa Diri



Renungan Kristen:

"Kata Yesus kepadanya: "Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?" Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: "Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya." - Yoh. 20 : 15

Dalam ayat ini, Maria bertanya kepada "penunggu taman", di mana jasad Tuhan Yesus berada. Tentu pada saat ini Maria sama sekali tidak mengetahui kalau Tuhan Yesus sudah bangkit dari antara orang mati. Lebih jauh lagi ayat ini menjelaskan alasan Maria bertanya demikian. Hal ini karena dia mau membawa jasad Yesus. Hati Maria sangat terganggu ketika mendapati jasad Tuhan Yesus sudah tidak lagi ada di dalam kuburan. Sebagai orang yang mengasihi Tuhan Yesus, maksud Maria ini baik sekali. 

Kalau kita merenungkan hal ini lebih jauh, kita akan menemukan bahwa apa yang sedang mau dikerjakan oleh Maria tidak logis! Kenapa? Karena sebenarnya membawa jasad itu lebih sulit, lebih berat daripada membawa orang yang masih hidup. Membawa jasad perlu tenaga yang lebih besar. Apakah Maria sebagai seorang perempuan sanggup? Sekiranya Petrus pun belum tentu sanggup, tetapi Maria seperti lupa diri.

Maria sampai lupa diri karena dia sangat mengasihi Tuhan Yesus. Seperti kata sebuah pepatah, "cinta itu buta", dan hal inilah yang terjadi pada Maria pada saat itu. Dia tidak lagi peduli yang lain, asalkan bisa membawa Yesus. Asalkan bisa bertemu dengan Tuhan, dia akan sangat puas. 

Sebagai orang Kristen, bagaimana dengan kita? Di manakah hati kita? Tidak sedikit orang yang hatinya di banyak hal yang lain, seperti di rumah, mobil, pakaian, jabatan dan sebagainya. Walaupun memang kita memerlukan hal-hal tersebut, tetapi semoga kita tetap belajar memiliki hati seperti Maria. Dia mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa dan segenap kekuatan sampai-sampai dia lupa diri. 

"Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu" - Mrk. 12 : 30

(Ev. Victor Lapian, ST)