Gubernur Sulut Tekankan Koordinasi Pengawasan untuk Dukung Pariwisata
Manado, AktualNusantara - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Barang Masuk dan Keluar serta Orang Asing di Sulut. Kegiatan yang digelar di Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Sulut, Jalan Bumi Beringin, Kota Manado, ini membahas pengawasan pergerakan barang dan orang asing, termasuk wisatawan, yang masuk atau keluar dari provinsi tersebut.
Dalam rapat tersebut, Gubernur YSK menyoroti pentingnya sinkronisasi kebijakan antarinstansi terkait untuk memastikan pengawasan yang efektif tanpa menghambat sektor pariwisata. “Kita perlu koordinasi agar semua pihak saling memahami, terutama dalam mendukung program pariwisata yang menjadi prioritas nasional sesuai arahan Presiden,” tegasnya.
Dia menjelaskan, posisi Sulut sebagai wilayah transit bagi barang dan orang, termasuk wisatawan asing serta tenaga kerja, mengharuskan adanya mekanisme pengawasan yang terintegrasi. “Pariwisata adalah program utama kami. Kedepan, kami akan menggenjot kunjungan wisatawan asing untuk semakin memperkenalkan potensi alam dan budaya Sulut,” ujar YSK.
Gubernur menegaskan, pengawasan ketat terhadap arus barang dan orang asing harus sejalan dengan upaya promosi destinasi wisata. “Kami ingin memastikan bahwa pengawasan tidak menghambat kunjungan wisatawan, tetapi justru memperkuat keamanan dan kenyamanan mereka,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan instansi terkait seperti Bea Cukai, Imigrasi, Kementerian Perhubungan, serta Dinas Pariwisata Sulut. Hasilnya, disepakati pembentukan tim kolaboratif untuk memantau pergerakan barang dan orang asing secara real-time, sekaligus memfasilitasi percepatan layanan bagi wisatawan.
Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Sulut berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi utama, sesuai visi Presiden, sembari menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.(JS)


Komentar via Facebook