Gubernur Sulut Yulius Selvanus Bertemu Dua Menteri Kabinet Prabowo, Bahas Penguatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif



Sulut, AktualNusantara - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus bersama jajaran pemerintah daerah melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Wardhana dan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky di Jakarta.

Pertemuan ini digelar untuk memperkuat komitmen pusat dalam mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulut, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.  

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur Yulius didampingi Ketua TP-PKK Sulut Anik Fitri Wandriani, Kepala Dinas Pendidikan Femmy Suluh, serta kepala dinas pariwisata se-provinsi dan kabupaten/kota.

Agenda utama pertemuan adalah mematangkan program prioritas pariwisata Sulut, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang yang masuk dalam 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia.

Pertemuan diawali di Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), di mana Gubernur Yulius memaparkan potensi subsektor kreatif Sulut seperti kriya, fashion, kuliner, hingga seni pertunjukan Kolintang dan Musik Bambu.

Ia juga menyoroti peran generasi muda Sulut sebagai pengembang aplikasi permainan digital (gamers) yang dinilai sebagai peluang emas bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.  

Menanggapi hal tersebut, Menekraf Teuku Riefky berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM pelaku ekonomi kreatif melalui pelatihan keterampilan dan penciptaan lapangan kerja.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemda untuk memastikan program ini tepat sasaran,” ujarnya.  

Di Kementerian Pariwisata, Gubernur Yulius menyampaikan progres pengelolaan Taman Nasional Bunaken, konektivitas penerbangan domestik-internasional, serta eksistensi Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Manado.

Menpar Widiyanti Wardhana menyambut positif rencana Sulut menjadi tuan rumah acara MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). “Ini akan menggerakkan industri pariwisata dan UMKM lokal, sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat,” tegas Widiyanti.  

Gubernur Yulius menegaskan, dukungan dua menteri ini merupakan momentum strategis bagi Sulut.

“Dengan KEK Likupang sebagai motor utama, kami optimis Sulut akan menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.  

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan realisasi program, termasuk peningkatan anggaran dan sinergi lintas kementerian untuk membangun Sulut sebagai pariwisata dan ekonomi kreatif di Kawasan timur indonesia (**)